Saturday, February 3, 2018

SURAT TERAKHIR

Di bawah hujan rintik rintik di selimuti kebahagiaan dari 2 sahabat Shafira dan Layla. Tidak lama kemudian pelangi menghiasi angkasa sangat indah. Seperti persahabatan mereka. Mereka sudah bersa
habat selama 8 tahun. Akan tetapi "aw!"seru Layla dia tergelincir oleh jalan yang licin dan terjatuh di tengah jalan raya. Saat Layla bangkit dari jatuh nya ada mobil kencang. Shafira langsung mendorong
Layla kedepan Layla jatuh di bebatuan tajam dan selamat. Tapi akan tetapi semua tidak berjalan dengan yang di inginkan. Shafira mengorban kan diri nya untuk sahabat nnya dan pingsan tak sadarkan diri.                     
Penabrak Shafira kabur tidak mau tanggung jawab. Kaki dan kepala Shafira bercucuran darah yang mengalir merah. "Tolong!Tolong!" jerit Layla dengan air mata membasahi pipi nya. Tak beberapa lama banyak orang datang membantu Layla membawa Shafira ke Rumah Sakit terdekat. Di sana Layla juga di periksa karena ia juga terdapat luka di tangan dan kaki nya. "Shafira...Shafira...Shafira"
ucap Layla lemas tak berdaya. Dilihat nya di sebelah kanan ada Shafira yang koma dan dilapisi perban putih kaki dan tangan nya. Tak berapa lama kemudian Ibu Shafira dan ibu Layla masuk.
"Shafira, Layla kenapa kalian harus seperti ini sayang" ucap ibbu Shafira dan Ibu layla berbarengan dihiasi tangisan duka. Lalu Shafira bangun dari koma nya lalu menetes kan air mata nya. Lalu menatap sahabat nya yaitu Layla dan berkata "Layla maaf kan aku kamu jadi ikut luka dan di perban"
ucap Shafira pelan menahan rasa sakit nya. "Tidak. Aku akan merasa kan sakit yang kamu derita karena sahabat tidak ada artinya jika menjalan kan suka duka sendirian" jawab Layla satu demi satu tetesan air matanya keluar. Setelah maendengar percakapan Shafira dan Layla ibu Layla dan ibu Shafira terharu.

BEBERAPA MINGGU KEMUDIAN............................

No comments:

Post a Comment